Ambon, CahayaLensa.com - Pemerintah Kota Ambon berencana menambah 10 unit truk pengangkut sampah di tahun 2025 sebagai bagian dari 17 program prioritas dalam lima tahun ke depan, demikian disampaikan oleh Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, dalam dialog Aspirasi Maluku yang disiarkan di Programa 1 RRI Ambon, Senin (17/3/2025).
Walikota Bodewin Wattimena menegaskan bahwa penyelesaian permasalahan sampah membutuhkan kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat. "Seperti yang sering saya sampaikan, untuk menyelesaikan permasalahan sampah di kota ini, kita butuh kerja bersama. Langkah pertama adalah meningkatkan kemampuan pengelolaan sampah dengan menambah armada pengangkut," ujarnya.
Selain penambahan 10 truk, Pemkot Ambon juga mengadakan pengadaan satu unit ekskavator untuk menunjang pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Toisapu. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di wilayah kota.
Bodewin juga mengaku bahwa saat ini Pemkot sedang melakukan penataan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang sebelumnya terlihat semberawut. Penataan pertama dilakukan di TPS Wailela, Kecamatan Teluk Ambon, dengan merubah desain yang awalnya terbuat dari beton menjadi lebih higienis melalui penggunaan tempat sampah pedal. Tempat sampah pedal ini dirancang agar sampah dapat dibuka dengan menginjak pedal, sehingga menjaga kebersihan tangan dan mengurangi risiko penyebaran penyakit.
Walikota menambahkan bahwa penambahan armada pengangkut sampah akan dilanjutkan di tahun 2026 dengan penambahan 10 unit truk lagi. "Kita mulai dengan menata sampah yang tertinggal, disiram hingga bersih, kemudian dibuat sistem pengelolaan baru, supaya ketika orang datang ke Ambon, sampah tidak berserakan di TPS," jelasnya.
Lebih lanjut, Bodewin berharap pada tahun ini akan ada bantuan armada pengangkut sampah dari Pemerintah Provinsi Maluku sebanyak 5 unit, mengingat saat ini Pemkot masih kekurangan truk sampah. Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Pusat telah memberikan deadline kepada Pemkot Ambon untuk menerapkan teknik pengelolaan sampah secara modern.
Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan pengelolaan sampah di Ambon akan semakin optimal, mendukung terciptanya kota yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Tidak ada komentar